Kunjungan ke pasar setelah acara Hari Lansia

Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung dan istrinya, Kim Hye-kyung, mengunjungi Pasar Yeongcheon di Distrik Seodaemun, Seoul, pada 2 Oktober 2026. Kunjungan tersebut berlangsung setelah keduanya menghadiri upacara peringatan Hari Lansia ke-30.

Di pasar itu, Lee dan Kim berjalan menyusuri sejumlah bagian pasar, menyapa para pedagang, dan berinteraksi dengan warga. Kunjungan mereka berlangsung di tengah kegiatan jual beli sehari-hari.

Setelah menghadiri peringatan Hari Lansia, pasangan presiden menyempatkan diri mengunjungi pasar tradisional dan bertemu langsung dengan pedagang serta warga.

Menyapa pedagang dan membeli makanan

Selama berkeliling, Lee dan Kim membeli beberapa barang yang dijual di pasar, termasuk plum, ayam, dan pangsit. Mereka juga menanggapi warga yang meminta berjabat tangan atau berfoto bersama.

Pasar tradisional seperti Yeongcheon menjadi tempat warga membeli kebutuhan sehari-hari dari kios-kios yang dikelola pedagang. Berbeda dari berbelanja di toko besar, pengunjung dapat berbincang langsung dengan penjual—misalnya menanyakan asal bahan makanan atau cara mengolahnya.

  • Pasangan presiden menyapa pedagang di sejumlah bagian pasar.
  • Mereka membeli plum, ayam, dan pangsit.
  • Mereka memenuhi permintaan warga untuk berjabat tangan dan berfoto.

Interaksi langsung di ruang publik

Kunjungan ke pasar memberi kesempatan bagi seorang pemimpin untuk bertemu warga dalam suasana yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Namun, laporan mengenai kunjungan ini tidak merinci topik percakapan antara Lee, Kim, pedagang, dan warga.

Karena itu, belum ada dasar untuk menyimpulkan bahwa kunjungan tersebut menghasilkan pembahasan kebijakan tertentu atau pengumuman baru. Informasi yang tersedia berfokus pada kegiatan berkeliling, berbelanja, dan makan siang.


Makan siang dengan sup lutut sapi

Setelah berkeliling, Lee dan Kim makan siang bersama para staf di sebuah kedai di dalam pasar. Menu yang mereka santap adalah doganitang, sup Korea yang dibuat dari bagian lutut sapi dan dimasak hingga menghasilkan kuah kaya rasa.

Hidangan berkuah seperti ini umum dijumpai di kedai makanan Korea. Proses memasak yang lama membantu melunakkan bagian daging dan jaringan di sekitar tulang, sehingga sup biasanya disajikan panas sebagai makanan utama.

Apa itu doganitang?

Doganitang adalah sup berbahan bagian lutut sapi, termasuk tulang rawan dan jaringan di sekitarnya. Dalam sajian sederhana, sup ini dapat disantap bersama nasi dan lauk pendamping, seperti kimchi.

Pilihan makan di sebuah kedai pasar juga mempertemukan kegiatan resmi seorang presiden dengan usaha kecil yang melayani pelanggan setempat. Namun, tidak ada keterangan bahwa kedai atau menu tersebut dipilih untuk menyampaikan pesan kebijakan tertentu.


Disambut saat meninggalkan pasar

Juru bicara senior kantor kepresidenan, Kang Yoo-jung, menyampaikan bahwa pasangan presiden meninggalkan pasar setelah makan siang dengan diantar oleh ketua dan wakil ketua asosiasi pedagang serta warga. Kunjungan itu tidak disertai rincian tentang lama mereka berada di pasar maupun isi percakapan dengan orang-orang yang ditemui.

Pasangan presiden meninggalkan pasar setelah makan siang, dengan diantar oleh perwakilan asosiasi pedagang dan warga.

Kehadiran Lee dan Kim memperlihatkan rangkaian kegiatan mereka pada Hari Lansia: menghadiri upacara peringatan, lalu mengunjungi pasar di Seoul. Berita mengenai kunjungan tersebut mencatat kegiatan dan interaksi yang berlangsung, tanpa melaporkan adanya pengumuman resmi baru.


Mengapa kunjungan pasar menarik perhatian

Pasar tradisional merupakan bagian dari kegiatan ekonomi lokal: pedagang menjual barang secara langsung, sementara warga dapat membeli kebutuhan dan berinteraksi dengan usaha di lingkungan mereka. Kunjungan seorang presiden ke tempat semacam ini dapat menarik perhatian karena berlangsung di ruang publik yang akrab bagi banyak orang.

Meski demikian, dampak kunjungan terhadap pendapatan pedagang atau kondisi ekonomi pasar tidak dapat diketahui hanya dari laporan singkat tentang kegiatan tersebut. Untuk menilai dampak yang lebih luas, diperlukan informasi tambahan, seperti perubahan jumlah pelanggan atau tanggapan para pedagang setelah kunjungan.

  • Kunjungan berlangsung setelah upacara peringatan Hari Lansia ke-30.
  • Lee dan Kim berkeliling di Pasar Yeongcheon, Distrik Seodaemun, Seoul.
  • Mereka membeli beberapa makanan dan bertemu warga.
  • Pasangan itu kemudian makan doganitang bersama para staf sebelum meninggalkan pasar.